Powered By Blogger

Senin, 30 April 2012

Only hope


Arghh. . Perasaan seperti apa yang ku rasakan malam ini. . perasaan rindu yang cukup dalam kepada seseorang.  Seseorang yang bukan termasuk dalam masa lalu ku. . yaa, dia bukan mantan pacar ku. Bukan juga kekasih ku. . dia hanyalah seseorang yang baru 2 tahun belakangan ini ku kenal.
Ketika hatimu merindukan seseorang, apakah logika mu membutuhkan alasan ? jika iya, maka aku akan terdiam tanpa jawaban. Ku rasa aku tak punya cukup alasan yang logis ketika aku merindunya. Hanya saja, untuk seharian ini, bayangannya terus saja berputar-putar dalam benakku. Hujan deras yang seharian tadi mengguyur  Cirebon, membuatku semakin larut dalam romantisme merindunya.
Akhhh. . . aku merindukan dia.  Pribadi tampan yang memanggil ku dengan sebutan “ka”, pribadi tampan yang waktu itu mengantar ku mengikuti  ujian tulis masuk perguruan tinggi, pribadi  tampan yang selalu bilang “gudlakk ya ka,” saat aku mengkuti ujian tulis masuk perguruan tinggi. . yaaah, itu dia beberapa kenangan manis yang selalu aku ingat dari dia. Dia membuat ku merasa dipedulikan, meski tak selalu. Aku belajar banyak darinya.
OMG, aku sudah mengaguminya cukup jauh, semoga saja perasaan ku ini hanya sekedar rasa kagum seorang adik terhadap kakaknya. Aku tak ingin berharap terlalu jauh.
Namun cara pandang akan segera berubah, jika tuhan berkenan menyatukan aku dan dirinya. .
Hihihiihih.... :D *ohh, my wish*

Jumat, 27 April 2012

Hhhuaaaaahhh. . .


Cirebon, 26 April 2012
Malam ini, Cirebon diguyur hujan. Tak begitu deras, tapi cukuplah untuk membuat suasana gerah menjadi sdikit lebih dingin. Sendirian dikamar memang lebih menyenangkan.
2 tahun lalu, ditanggal seperti ini, aku menangis terharu. . tersenyum bahagia, karena dalam amplop yang ku terima, menyatakan aku lulus UAN 2010. Bahagia, dan haru mewarnai ajang coret-coretan baju saat itu. Dan bahkan menjadi satu waktu paling manis antara aku dan dia. Perasaan itu berlanjut hingga malam, aku tertidur dan mimpi indah.
Tetapi tidak dengan tanggal 26 April tahun ini. Malam ini ku rasakan sedih dan emosi yang begitu. Minggu ini terlalu banyak tugas, dan tugas yang diberikan sudah bukan lagi seperti tugas semasa tingkat satu tahun lalu. Kali ini ku rasakan lebih lelah dari biasanya. Tugas untuk memperbaiki nilai UAS yang belum tuntas (kurang 0.01, dan itu karena aku bodoh !).
Terlalu konyol jika aku menangis karena ini, tapi yang  terjadi  sekarang adalah hal itu. Aku menangis. Bukan karena aku cengeng, ini karena aku lelah. Jika aku bisa mengadu, jika aku bisa marah dan atau berkata “aku menyerah” maka akan aku lakukan itu.  Tetapi tidak. Aku tidak bisa melakukan hal itu. Aku sudah bukan lagi anak kecil yang bisa beranjak pergi jika aku bosan.
Ini jalan yang ku pilih, tak panjang. Aku wajib dan harus terus melangkah. Aku yang memilih untuk berdiri di garis star, dan aku pastikan aku pula yang akan berada di garis finish, dengan toga dan gelar yang akan mengikuti nama belakang ku.
Karena ku tau, aku tak berjalan sendiri.  Ada teman, sahabat, keluarga dan kedua orang tua, serta tuhan yang hebat yang selalu menyertai ku.
Dan jika sekarang aku menangis itu hanyalah sedikit luapan rasa lelah yang tak bisa ku katakan. Bukan karena aku lemah atau menyerah.

Sabtu, 21 April 2012

Ketika Hatimu Memilih





Ada satu waktu dimana, hati mu memilih. .  membuat mu terkesan, tersenyum, menyukai dan pada akhirnya akan sampai pada satu titik dimana ada rasa sayang tercipta didalamnya.
Kau tak pernah punya kuasa untuk menentukan, kepada siapa hatimu terkesan dan akhirnya menyayanginya. Bahkan untuk menentukan pribadi siapa yang akan kau temui esok, kau tak berhak. Bersyukurlah jika engkau bertemu, terkesan dan menyayangi orang yang tepat. Seseorang yang mampu membuat mu tersenyum bangga, tersenyum senang dan bersedia menjadi tempat sandaran dan berbagi suka duka.
Namun dalam hidup, hati terkadang salah menentukan pilihan. Kau mungkin saja menyayangi orang yang salah, orang yang hadir hanya untuk menciptakan duka dalam hatimu.
Tapi percayalah, segala sesuatu yang menjadi pilihan hatimu, sudah termasuk dalam rencana tuhan. Dia sengaja membuat hatimu memilih orang yang salah, agar kau mampu belajar dari kesalahan. Ia sedang  mempersiapkan dirimu hingga benar-benar layak untuk bertemu dengan sosok yang benar. 

Rabu, 18 April 2012

Aku aneh ??



Sepertinya, untuk hari ini rasa bosan sedang menguasai ku !
Sampai malam ini pukul  21:00, tak ada pesan singkat menyenangkan yang masuk, beberapa pesan masuk hanya pesan yang berisi banyolan garing. Aku mencoba mengirimi pesan pada salah seorang teman, menanyakan kabar. Kita sering bercerita, hamper setiap hari kami berbagi kisah, tapi entah kenapa hari ini ia seolah menghilang. Balasan yang kudapati darinya “Kau aneh bbrapa hri ini K, tapi semoga harimu menyenangkan…”, bingung dengan kalimatnya, tetapi beberapa saat kemudian,  aku kembali mengiriminya balasan “aduh, entahlah ! iaa, semoga saja”. .  Tanda Tanya besar muncul dalam hati. Aneh ? apa ada yang berubah ? entahlah. . aku merasa biasa-biasa saja. Entah keanehan seperti apa yang ia tangkap dari pesan singkat ku beberapa hari ini, mengingat aku  dan dia tak saling ketemu (kami kuliah di dua kota yang berbeda).
Aku mencoba merenungi isi sms ku beberapa hari ini, mencari tau apa ada sikap yang salah. Aku mendapati beberapa hal yang salah disini, semoga saja aku tak salah duga. Untuk beberapa hari ini, aku sedikit lebih suka mengadu, mengadu segala hal. Aku mengadu akan perasaan cemburu ku pada seseorang. Aku bersikap seolah tak dapat mengatasinya sendiri. Aku sadar, ini dia letak keanehan ku, aku berubah seperti seorang batita yang sedang mengharapkan perlindungan dari pengasuhnya. Aku yang kemarin-kemarin bisa sedikit mengatasi kesedihan ku sendiri, kini berubah manja.  Mungkin ini dia maksud dari pesan singkat temanku itu. Ya aku sadar, aku telah salah disini.
Manusia terlahir sempurna dengan sifat dinamis, berubah setiap waktunya. Begitu juga adanya diriku. Tetapi, perubahan yang ideal itu adalah tatkala perubahan dari sesuatu yang gelap, menjadi terang. Bukan sebaliknya. Sehingga aku, seharusnya bisa bersikap sedikit lebih dewasa, bukan sebaliknya. 

Selasa, 17 April 2012

Bahagia Itu Sederhana

Banyak hal yang mampu membuat saya bahagia. Hal-hal itu bukan saat saya memiliki rumah dan mobil mewah atau mampu membeli semua yang saya inginkan, tetapi hanyalah hal-hal kecil yang sering saya alami. . Misalnya saja :
* saat sore hari, ketika saya dan ibu saya duduk berdua diteras rumah, dan saya dengan sengaja mulai mengacak-acak kecil rambutnya untuk mencari uban sembari bercerita (cerita apa saja), saat itu saya tersenyum bahagia. .
* saat saya dibonceng kakak kandung saya menggunakan motor dengan kecepatan tinggi, saya tersenyum senang, karena saya merasa begitu dekat denganya. .
* saat saya bersms ria dengan sahabat, teman dan mantan pacar saya, saya tersenyum bahagia karena merasa lebih dekat dengan mereka. .
* saat bepergian jauh dengan kendaran roda 4, menatap keluar jendela, melihat pemandangan. Saya tersenyum tenang, merasa dekat dengan alam. .
* saat membaca sms dari kakak saya yang mengatakan saya itam, saya tersenyum senang karena merasa diperhatikan (sekalipun kekurangan saya yang ia ingat). .
* saat melihat cara jalan mantan pacar saya, saya tersenyum entah apa alasannya. .
* saat kumpul ber'5 (ayah, ibu, kakak, adik dan saya) dimalam hari dengan suasana gelap gulita (dengan pencahayaan 2batang lilin) karena mati lampu, saya tersenyum senang dan tenang. Karena saat inilah kami dapat bercerita, dan berbagi kisah yang kami alami siang tadi atau hari-hari kemarin. Saya dengan kisah saya tentang guru dan teman say disekolah, kakak saya dengan kisahnya mengenai politik atau adu otak antara temanya dijalanan dan adik saya yang tak mau kalah, akan bercerita tentang pelajaran disekolahnya. Pada saat seperti ini, ayah saya akan menjadi penengah yang akan memberikan petuah dan nasihat. Sedangkan ibu saya memilih untuk menjadi pendengar setia. . Inilah beberapa hal kecil diantara banyak hal kecil lainnya yang mampu membuat saya tersenyum bahagia. . :)) 

Semakin Rindu, Semakin Sakit

Pernahkah kau merasakan rasa sayang yang teramat sangat ? rindu yang teramat sangat ? Tapi tak bisa kau katakan !! Jangankan dikatakan secara langsung, untuk sekedar mengatakannya melalui 1pesan singkat saja kau tak bisa ! Kau hanya bisa memendamnya sendiri dalam hatimu yang dingin dan gelap. .

Kalo yang saya rasakan adalah SAKIT !! Sakit seperti saya dipaksa terjun bebas dari gedung tingkat tinggi dan jatuh, GUBRAK !! :D;(

Mencoba untuk tenang

Saya pernah membaca sebuah artikel mengenai CARA MENGHILANGKAN STRES !
Coba tebak apa cara'y ? !
(mungkin diluar dugaan) salah satu cara'y adalah tdur terlentang antara 15-20 menit dilantai kamar, dgan pandangan lurus menatap langit2. .

Malam ini, saya mencobanya. . Mempraktekkan apa yang pernah saya baca ! Tepat pukul 22:00 WIB, saya mash terjaga, pikiran saya kacau krena memikirkan hal yang terus membuat saya gelisah. .

Saya mulai turun dari kasur yang empuk, dan memilih untuk tduran dhy lantai kamar kostan saya, tidak terlalu dingin, dan cukup bersih untuk sekedar tiduran llu menatap langit.langit. . Hampir 15 menit pertama berlalu, 20mnt, 30, 45 menit dan akhirnya 1 jam sudah saya berbaring dilantai. . Tapi apa ? ? Pikiran saya mash saja kacau, ternyata cara itu belum bisa mengusir rasa gundah dalam hati saya. .
Pada akhirnya saya memilih bangun, mencuci muka, mengusap minyak kayu putih disekitar leher, lalu memanjatkan sebuah doa singkat dengan ttap mencoba untuk tersenyum. .

*tuhan, tolong jadikan saya pribadi yang bijak. . Untuk bisa, tanpa dia. . :')

dan saya pikir, inilah satu.satu'y cara yang mampu membuat saya sedikit tenang. . :)