Setiap hari, kita memiliki dan mengalami satu kisah baru. Apapun itu.
Begitu juga dengan hari ini. Hari minggu kali ini terasa sedikit berbeda. Dan aku senang. Ini semua karena sabtu kemarin, penyakit ku kambuh lagi. Gejala tipes. Kemarin sewaktu sakit dan demam tinggi, aku sudah menghubungi mamah, ayah, kakak laki-laki q, dan 2 orang teman satu daerah yang sama-sama merantau di Cirebon. Sedikit terkesan manja. Tapi mau bagaimana lagi, disini aku sendiri. Tanpa saudara, tanpa pacar. Jika aku punya pacar, setidaknya aku bisa mengadu terlebih dulu padanya. Hahah.
Tadi, pagi-pagi sekali mamah sudah menelpon, menanyakan kabar. “sudah baikan belum ?” tanyanya, aku tersenyum, dan menjawab “sudah mah, sudah bisa nyuci seragam malah”. Mamah menjawab tenang “baguslah”, selanjutnya seperti biasa, mamah terus mengingatkanku untuk menjaga pola makan, pola istirahat. . dan lain sebagainya. Ya, seperti itulah watak seorang ibu.
Seperti yang aku katakana diatas tadi, aku juga memberitahukan kabar kesakitan ku pada si ani dan ros, dan meminta mereka menjenguk q. dan mereka melakukan itu. Sebelum mereka datang, aku minta dibawakan dukuh Palembang, dan mereka juga melakukan itu. (terima kasih banyak, teman ! bersyukur, ada kalian di kota ini). Mereka tiba di kossan q pukul 1 siang. Selanjutnya kami bercerita, bertukar pikiran, sedikit banyak mereka membawa kesembuhan bagi q.
Tak berapa lama kemudian, kakak laki-laki q mengirim pesan.
“tika, mz skt kow”. . ini pesan darinya, aku tersenyum membaca pesan ini, tanpa menunggu komando, aku membals pesannya, menjelaskan keadaan q yang sudah sedikit membaik. Aku pikir dia takkan membalasnya lagi, karena setau ku, dia adalah pribadi cuek. Semenjak dia kuliah di jogja, dan memiliki kekasih, aku seolah di adik tirikan, dia hanya akan mengirimi q pesan, jika dia sudah tak ada teman ngobrol, atau sedang ada urusan mendadak yang berkaitan dengan ku. Dia pernah, hampir 1 bulan penuh tak mengirimi ku kabar, sekalinya ngirim pesan, malah nanyain tugas, terjemahan bahasa inggris (red : gondok). Selanjutnya dia membalas lagi, “ow mkn bnyk,jg kebersihan,mandi tu pk sbun detol,minum paracet,truz beli vit di apotek kow minum sblm tdr mlm”. Huaaahahahah. . aku tertawa kencang sesudahnya,merasa sangat lucu. Aku ingin sekali protes dengan isi smsnya ini. Dia mengingatkan q menjaga kebersihan, seolah aku tak bisa bersih, dia mengingatkanu menggunakan sabun antiseptic seolah aku terbiasa mandi tanpa sabun, serta mengingatkan ku minum paracet dan multivitamin sebelum tidur (yang ini, masuk akal jdi tak ada alasan buat protes). Kakakku, kupikir dia takkan sepeduli ini lagi padaku, ku pikir dengan bertambahnya usia dan terpisah jarak dan kesibukan, dia takkan lagi memperhatikanku. Ahh, kakakku sayang !! aku selalu bangga, terlahir sebagai adik kecilmu J

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar