26 januari 2013, nolong partus pertama
kali, stenan pertama kali. Bayinya IUFD
udah hampir 5 hari mati dlm kandungan, perasaannya gak tega waktu pertama kali
ngliat. Itu yang namanya kepala, udah gak jelas bentuk dan rupa. Jadi seperti
kantong plastik yang diisi penuh air. Hampir sejam kami brusaha melahirkan,
yang terlintas dipikiran saya saat itu adalah, KASIHAN dan perasaan ngeri,
melihat kondisi janin yang seperti itu. Malang nian nasibnya. Disaat dia
mencapai bulannya dan tinggal menghitung hari, entah apa penyebabnya, ia
terpaksa mati tanpa tau, keadaan diluar sini seperti apa.
28 Januari 2013, hari pertama dinas di
ruang perinatologi. Tempatnya para bayi sakit. Disana ada 9 bayi, beberapa
diantaranya BBLR, prematur, asfiksia berat dan serotinus. Tadinya saya pikir,
akan sangat menyenangkan disini, ternyata kurang lebihnya tidak seperti itu.
Waktu itu, saya disuruh mengobservasi bayi dalam ruang perawatan infeksi,
disana ada 3 bayi diagnosanya rata-rata prematur dan BBLr, mereka juga sedang
mencret, hampir semuanya. Dan ada salah satu bayi yang mencret+muntah kuning.
Sedih melihatnya, tapi kesal juga ada. Saya pikir, kesabaran saya benar-benar
diuji disana, tiap 2 jam sekali TTV mereka diobservasi, selanjutnya hampir 5
menit sekali, mereka mencret. Saya selalu setia mengganti popoknya -,-, kadang
ada perasaan jijik, okkeh ! untuk ini, mungkin saya keterlaluan, tapi saya
tidak munafik. Mungkin saya bisa
menerima jika suasana disana mendukung, ya ampun, ternyata sama sekali tidak.
Ada seorang perawat disana yang benar-benar menyebalkan. Pilih kasih ! saya
paling muak, jika ada orang seperti ini. Saya baru pertama disitu, tentu saya
belum hafal dengan apa yang harusnya dikerjakan, dan dia yang seharusnya
membimbing, justru hanya mengandalkan mahasiswa lain yang sudah lama dinas
diruang itu, ukh, memuakkan !!!
RABU,
06 Februari 2013..
Sudah masuk hari ketiga tinggal dsni,
desa jalaksana kabupaten kuningan. Tinggal drumah bd.Herna untuk PKK2 slama 3
minggu kedepan. Daan ahh, masih berasa biasa saja, kadang malah bosan !
bidannya baik, pake banget malah. Tapi tetap saja, pasien yang tidak terlalu
ramai, malah bikin saya dan si teteh bosan. Tapi lumayanlah yaaa. . beberapa hari disini bikin saya tau gimana
proses pemasangan dan pencabutan IUD, hehehheh. .
