Sudah
tau itu bodoh, tapi masih saja dilakukan. Percaya atau tidak, sadar ataupun
tidak. . kita, terlebih diriku sering
melakukan hal bodoh. Misalnya saja menemani teman nyalon. Halloooo. .. disalon
aku tidak ada tujuan apa-apa, bukan untuk creambath, bukan facial, bukan juga
potong rambut. Disini aku hanya datang untuk menemani sepupuku yang ingin
potong rambut. Okkeh, dia dilayani,
rambutnya mulai ditangani, di shampoo, dan seterusnya dan seterusnya. Lalu aku
??? ditempat “asing” itu aku hanya bisa duduk manis, menganga tak jelas,
sesekali membalas sms, dan bahkan yang lebih parahnya lagi aku hanya bisa
membaca tabloid remaja, yang entah edisi tahun berapa. Dan tau tidak, hal bodoh
selanjutnya adalah, aku harus seperti itu untuk beberapa jam. Oyaaa… !! itu
membosankan !!
Satu
lagi hal yang paling tidak aku sukai berada ditempat itu adalah menanggapi
pertanyaan dan tawaran aneh dari si pelayan “teteh gak sekalian potong rambut
?”, “gak mo sekalian facial ?”, gak mau sekalian ??” dan bla..bla..bla.. dan dengan
satu senyuman polos, aku akan menjawab, “gak teh, lain kali saja. .”. aku akan
sangat bersyukur, jika dengan jawaban seperti itu, si pelayan langsung diam,
tapi aku akan sangat murka dan mengutuk diri sendiri, jika si pelayan tetap
saja kekeh menawari (seharusnya tadi tidak kesini, errrr).
Ada
satu lagi hal bodoh yang sangat sering ku lakukan, tapi yang satu ini, sangat
aku nikmati. aku dan beberapa teman selalu naik angkot jika ingin bepergian.
Banyak alasan untuk itu, hampir semua adalah anak rantau, jadi tidak memiliki
benda itu, ada beberapa yang sama sekali tidak bisa mengendarai benda itu,
termasuk diriku (sediiih). Sehingga frekuensi kita menggunakan jasa tukang
angkot, amatlah banyak. Nah, jika bepergian, teman-teman selalu mencari angkot
yang rutenya tak begitu jauh sampaiketempat tujuan, tapi tidak dengan diriku..
aku lebih suka naik angkot yang rutenya jauh. Kenapa ?? agar aku bisa lebih
lama duduk santai dalam angkot, agar aku bisa larut dalam pikiranku lebih lama,
dan agar aku bisa tau rute dari angkot yang aku tumpangi itu. Sampai ada yang
bilang, aku aneh ! hah ??? (tak apalah, yang penting aku senang). hahahahha