Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label Belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Februari 2012

Waktunya jadi kupu-kupu ^__^


       


       Bingung ingin menulis apa kali ini, bukan karena tak ada inspirasi untuk membuat tulisan, hanya saja bingung, kata-kata seperti apa yang harus dipakai sebagai kalimat pembuka. .
Aku hanya ingin berbagi tentang apa yang aku pikirkan, aku ingin berubah. Ingin menjadi mahasiswi kebidanan yang bisa lebih bermanfaat dengan ilmu yang telah aku miliki. Belum banyak pengalaman untuk ini. Aku baru memiliki bekal sedikit, seujung kuku bila dibanding dengan senior yang lain.
       Dua tahun lalu, tepatnya di akhir tahun 2010 hal pertama yang bisa aku lakukan baru sekedar menensi,saat pertama kali, itu menjadi hal yang sulit, memperhitungkan berapa tekanan darah manusia, dengan alat tensi yang aku punya. .  dan di awal tahun 2011 tepatnya bulan april, saat kami (aku dan teman seangkatan) diberi tugas melaksanakan PKL selama sebulan dirumah sakit umum, aku mulai terbiasa menensi. .  tak berbeda dengan prasat-prasat lainnya menginfus, menyuntik dll. . yang awalnya terlalu sulit, karena sering dilatih dan biasa dilakukan dirumah sakit, kami akhirnya menjadi terbiasa dan bisa.
       Namun setelah itu, setelah PKL yang sebulan itu, kami terkhususnya diriku, menjadi tak berarti. .
bagaimana tidak, setelah PKL itu, aku tak ada kegiatan lain selain kuliah di hari senin hingga sabtu, dari jam 8pagi hingga jam 5sore, jika tak ada kuliah dan kami pulang lebih awal, waktu lebihnya aku pakai untuk jalan-jalan bersama teman, di hari minggu aku baru bangun pukul setengah sepuluh pagi. . Dan ini terus berlanjut.
Semuanya terasa begitu menyenangkan, hingga akhirnya pada akhir tahun kemarin barulah aku menyadari kesalahan ku disini. Aku lebih suka memanjakan diriku sendiri. Makan, tidur, nonton, sukur-sukur baru belajar. Tak ada perubahan lain, hidup terlalu datar untuk ini. Ilmu yang aku punya, terasa tak berarti.

       Kupu-kupu, saat ia dari telur, menetas menjadi ulat dan kemudian berdiam diri dalam kepompong dan akhirnya bermetamorfosa menjadi kupu-kupu cantik yang siap menarik perhatian dunia. Sebutir telur, memang butuh waktu untuk menjadi seekor kupu-kupu cantik. Namun dalam hal ini, aku telah terlalu lama menjadi kepompong, atau mungkit ulat. . aku terlalu santai hingga melupakan niat awal ku untuk menjadi kupu-kupu elok.

       Kini aku sadar, semakin lama aku dibuai, maka semakin lama pula aku beranjak. . jika aku terlalu asyik menikmati kehidupanku tanpa peduli dengan apa yang ada disekitar ku, semua ilmu yang aku miliki, menjadi tak berarti. .  :))